Peran Pendidikan Kewarganegaraan Terhadap Sikap Kritis Mahasiswa dalam Menyikapi Informasi Politik di Media Sosial: Studi Literatur

Main Article Content

Assyifa Zalfa Azzahra
Muhammad Naufal Dhanantoro
Alya Agustina Salam
Fadghom Gitrif Al Labib

Abstract

Penyebaran informasi politik yang masif dan tidak terfilter di media sosial menjadi tantangan serius bagi mahasiswa yang belum memiliki kemampuan literasi digital yang memadai. Rendahnya kapasitas berpikir kritis mahasiswa dalam menyikapi informasi tersebut berpotensi memicu polarisasi sosial dan penyebaran disinformasi yang merugikan kehidupan berbangsa. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk sikap kritis mahasiswa terhadap informasi politik di media sosial serta mensintesis temuan-temuan literatur mengenai kontribusinya dalam meningkatkan kapasitas literasi digital mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur narrative review dengan penelusuran pada basis data Google Scholar, dengan kriteria inklusi artikel ilmiah yang diterbitkan pada tahun 2023-2025. Hasil kajian mengungkap empat temuan utama, yakni PKn berperan sebagai fondasi etika digital melalui internalisasi nilai Pancasila dan demokrasi, menumbuhkan sikap kritis konstruktif terhadap informasi politik, menjadi instrumen utama dalam menangkal hoaks dan disinformasi, serta mengungkap kesenjangan antara pengetahuan normatif mahasiswa dengan praktik etika digital sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rekonseptualisasi pembelajaran PKn yang lebih inovatif, kontekstual, dan adaptif terhadap dinamika digital merupakan kebutuhan mendesak dalam pendidikan tinggi Indonesia. Ke depan, diperlukan inovasi kurikulum berbasis literasi digital yang terintegrasi dengan nilai-nilai kebangsaan agar PKn mampu mencetak warga negara digital yang kritis, beretika, dan bertanggung jawab.

Article Details

Section
Articles

References

Afriadi, B., & Fitri. (2024).The role of citizenship education in shaping awareness of democracy and political participation in the digital era. International Journal of Business, Law, and Education, 5(2), 2918–2924. https://doi.org/10.56442/ijble.v5i2.1039

Alhudawi, U., & Egiana Br. Sitepu. (2025). Peran pendidikan kewarganegaraan dalam menguatkan etika digital siswa. Jurnal Serunai Pancasila Dan Kewarganegaraan, 14(1), 1–8. https://doi.org/10.37755/jspk.v14i1.1712

Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik penduduk Indonesia tahun 2020. BPS.

Cynthia, R. E., & Sihotang, H. (2023). Melangkah bersama di era digital: Pentingnya literasi digital untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 31712–31723. https://jptam.org/index.php/jptam/index.

Fanshoby, M., & Prasetyawan, W. (2021). Kapasitas terbatas dalam mengenali hoaks di media sosial pada kalangan mahasiswa UIN Jakarta. Virtu: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya Dan Islam, 1(2), 138–153.

Fatimah, S. (2025). Transformasi ruang publik digital : Tantangan sosial dan konstitusional dalam demokrasi era media baru. Cakrawala, 19(1), 67–86. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v19i1.785

Greenhalgh, T., Thorne, S., & Malterud, K. (2018). Time to challenge the spurious hierarchy of systematic over narrative reviews? European Journal of Clinical Investigation, 48(6), e12931. https://doi.org/10.1111/eci.12931

Harahap, S., Paturochman, I. R., & Lubis, M. (2023). Menanamkan kritisisme konstruktif di perguruan tinggi: Peran pendidikan kewarganegaraan dalam mengelola tren kontroversial mahasiswa. Naturalistic: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 8(1), 173–181. https://doi.org/10.35568/naturalistic.v8i1.3440

Hasan, R. (2024). Analisis peran media sosial dalam membentuk sikap kritis mahasiswa terhadap isu kewarganegaraan (studi kasus pada Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat). Media Manajemen Pendidikan, 7(2), 2622–3694. https://doi.org/doi: https://doi.org/10.30738/mmp.v7i2.18474

Japar, M., Casmana, A. R., Adha, M. M., & Fadhillah, D. N. (2024). Students’ perspectives on civic education through digital citizenship in the virtual era. European Journal of Educational Research, 13(1), 89–102. https://doi.org/10.12973/eu-jer.13.1.89

Kerr, D. (1999). Citizenship education: An international comparison. Qualifications and Curriculum Authority.

Kale, D. Y. A., Mas’ud, F., & Nassa, D. Y. (2025). Urgensi pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter bangsa yang tangguh di era digital. Media Sains, 25(1), 9–14. https://doi.org/10.69869/54ce0473

Kurniawati, A., & Najicha, U. F. (2023). Pentingnya peningkatan kesadaran kewargaenagaraan pada mahasiswa di lingkungan kampus. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 12(2), 98–109. https://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/glbctz

Lazuardy, D. A., Sukmana, A., & Japar, M. (2025). Inovasi pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (ppkn) untuk menghadapi tantangan era digital. PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, 37(1), 32–40. https://doi.org/10.21009/parameter.371.03

Mafindo. (2024, 2 Februari). Siaran pers: Hoaks politik meningkat tajam jelang Pemilu 2024, ganggu demokrasi Indonesia. Masyarakat Antifitnah Indonesia.

Mubaraq, R., & Faslah, R. (2025). Pendidikan kewarganegaraan sebagai mengembangkan pemikiran politik mahasiswa. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(5), 747–752.

Najicha, F. U., & Kurniawati, A. (2023). Pentingnya peningkatan kesadaran kewarganegaraan pada mahasiswa di lingkungan kampus. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 12(2), 98-109. https://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/glbctz

Newman, N., Fletcher, R., Robertson, C. T., Ross Arguedas, A., & Nielsen, R. K. (2024). Reuters Institute digital news report 2024. Reuters Institute for the Study of Journalism, University of Oxford.

Nisa, K. (2024). Peran literasi di era digital dalam menghadapi hoaks dan disinformasi di media sosial. Journal of Education, 2(1), 1–11. https://doi.org/https://doi.org/10.61502/ijoe.v2i1.75

Nurmansyah, C. A., Juwono, M. P., & Khairiyah, N. (2026). Literasi digital dan transformasi kesadaran kewarganegaraan mahasiswa dalam ekosistem demokrasi digital. Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 6880–6891.

Rohmatu, H. P., Alex, & Fahlevi, R. (2025). Eksplorasi nilai-nilai etika digital berbasis kearifan lokal sebagai fondasi pengembangan kecerdasan buatan etis di sekolah. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 15(2), 37–44. https://dx.doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v15i2.25042

Supandria, Ulfah, A., Firmasnyah, I., Nuraeni, S., & Kius, F. S. (2025). Peran pendidikan kewarganegaraan dalam menguatkan etika digital dan kesadaran sosial mahasiswa di era media sosial. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 5(2), 50–56. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v5i2.3228

Tarigan, P. S., Ginting, M. U. B., & Siregar, D. V. M. (2025). Peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter bangsa di era digital: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 1610-1616. https://doi.org/10.69869/54ce0473

Vosoughi, S., Roy, D., & Aral, S. (2018). Supplementary materials for the spread of true and false news online. Science, 359(6380), 1146–1151. https://doi.org/10.1126/science.aap9559

Wardle, C. & Derakhshan, H. (2017). Information disorder: toward an interdisciplinary framework for research and policy making (Report No. DGI(2017)09). Council of Europe.

Westheimer, J., & Kahne, J. (2004). What kind of citizen? The politics of educating for democracy. American Educational Research Journal, 41(2), 237–269.

Winataputra, U. S. (2016). Posisi akademik pendidikan kewarganegaraan (PKn) dan muatan/mata pelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PPKn) dalam konteks sistem pendidikan nasional. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 1(1), 15–36.

Zuhriyah, A., & Basith, A. (2023). Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Karakter Moral Mahasiswa di Era Modern. Journal of Innovative and Creativity, 3(3), 99–106. https://doi.org/10.31004/joecy.v3i3.651