Eksplorasi Minat Belajar Aksara Jawa Siswa SMA Negeri 1 Polanharjo
Main Article Content
Abstract
Tantangan teknologi dan pergeseran preferensi belajar menyebabkan minat generasi muda terhadap pembelajaran aksara cenderung menurun. Kondisi seperti ini menyebabkan perlunya memahami dinamika keterlibatan siswa serta faktor yang memengaruhi proses pembelajaran mereka. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan minat belajar aksara Jawa siswa, serta mengidentifikasi kendala dan persepsi mereka terhadap pembelajaran aksara Jawa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan instrumen angket yang terdiri dari 15 pernyataan tertutup dan pertanyaan terbuka. Data dikumpulkan melalui google form dan dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta interpretasi secara kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki minat belajar yang cukup baik, tercermin dari rasa senang, motivasi meningkat, dan kepuasan ketika berhasil menulis aksara Jawa. Meskipun demikian, siswa masih mengalami hambatan teknis seperti kesulitan membedakan huruf yang mirip, memahami bentuk dasar aksara, serta penggunaan pasangan dan sandhangan. Selain itu, sebagian besar siswa tidak memiliki rutinitas belajar aksara Jawa secara konsisten. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa minat belajar aksara Jawa cukup baik namun masih memerlukan inovasi pembelajaran agar pemahaman siswa dapat berkembang secara optimal.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Ainley, M., & Hidi, S. (2022). Interest and learning: A contemporary review. Educational Psychology Review, 34(3), 1121–1138.
Arumsari, M., & Widodo, S. (2022). Persepsi siswa terhadap pembelajaran aksara Jawa di sekolah menengah. Jurnal Pembelajaran Bahasa Daerah, 6(2), 89–97.
Cahyono, A. N. (2017). Pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Edutech Journal, 5(2), 45–55.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muhibbin Syah. (2013). Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Prasetyo, H. (2024). Implementasi pembelajaran Bahasa Jawa berbasis digital. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(1), 33–45.
Purwaningrum, D., & Astuti, W. (2021). Analisis kesulitan belajar aksara Jawa pada peserta didik SMA. Jurnal Pendidikan Nusantara, 3(1), 55–67.
Putri, M. L., & Prabowo, A. (2021). Kesulitan siswa dalam membaca dan menulis aksara Jawa. Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa, 11(1), 33–44.
Renninger, K. A., & Hidi, S. (2020). The Power of Interest for Motivation and Engagement. Cambridge University Press.
Saleh, M. S., & Malinta, S. S. (2020). Survei minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani di SMPN 30 Makassar. Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 4(1).
Setiawan, A. R. (2020). Pembelajaran Bahasa Jawa di era digital: Tantangan dan peluang. Jurnal Bahasa dan Budaya Jawa, 8(2), 70–82.
Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Suryani, N. (2018). Analisis kesalahan siswa dalam menulis aksara Jawa. Jurnal Budaya Nusantara, 12(1), 25–35.
Walgito, B. (1981). Psikologi Sosial. Yogyakarta: Andi Offset.
Wulandari, S., & Lestari, D. (2020). Pembelajaran aksara Jawa melalui media digital di SMA. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, 15(2), 123–134.
Yuliani, R., & Santoso, J. (2023). Pengembangan media pembelajaran aksara Jawa berbasis animasi interaktif. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(4), 678–689.